Termenung di jendela
Tatkala menatap sang cahaya
Yang mula redup
Dilitupi awan, bukan petanda hujan
Tapi telah tiba masa untuk berehat
Memberi laluan pada Sang Bulan
Menjenguk diri
Menghilangkan kerinduan
Sang pungguk
Aku tiba2 rasa sayu
Apakah ini mimpi
Atau realiti
Saat2 yang telah lama kuidamkan
Menjelma di depan mata
Terhampar pemandangan indah
Laut nan terbentang
Sayup2 kedengaran deruan ombak
Indah sungguh kurasakan
Ruang hati rasa terisi
Dengan limpahan rasa nikmat
Yang tak pernah aku rasai
Nikmat kasih sayang
Nikmat kesyukuran
Nikmat kedamaian
Terima kasih
Pada dia yang menjadikan
Mimpi itu satu realiti
Nukilan : SWEETIE
No comments:
Post a Comment